Air Laut

PEMANTAUAN KUALITAS AIR LAUT TELUK AMBON

Pencemaran lingkungan adalah sesuatu kejadian lingkungan yang tidak diingini, menimbulkan gangguan atau kerusakan lingkungan bahkan gangguan kesehatan sampai kematian.
Pencemaran lingkungan dapat teridentifikasi dari kandungan bakteriologi, fisik dan kimiawi yang dikandung lingkungan (udara, air, dan tanah).
BTKL PPM Kelas II Ambon bekerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Pusat Penelitian Oseanografi Unit Pelaksana Teknis Balai Konservasi Biota Laut Ambon untuk melakukan pemantauan ( monitoring ) kualitas Perairan Teluk Ambon pada bulan Mei 2009, dengan 7 titik pengambilan sampel untuk air laut dan 7 titik pengambilan sampel benthos dan plankton.
Hasil kegiatan ini adalah :

  1. Kualitas paramater Fisik (kebauan, kekeruhan, dan Suhu) Perairan Teluk Ambon masih memenuhi Baku Mutu / Ambang Batas yang diatur dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 51 Tahun 2004, tentang Baku Mutu Air Laut. Hanya parameter TSS yang melebihi Baku Mutu Air Laut. Sedangkan untuk parameter sampah, pada beberapa lokasi kajian menunjukkan adanya kandungan sampah, yaitu Perairan Tantui, Perairan Waiheru, dan Peraian Pasar Arumbai Ambon.
  2. Kualitas parameter Kimia Air Laut pada Peraian Teluk Ambon masih memenuhi persyatan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 51 Tahun 2004, tentang Baku Mutu Air Laut.
  3. Kualitas parameter bakteriologis, khususnya Coliform, untuk semua lokasi kajian telah melebihi Baku Mutu, yaitu Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 51 Tahun 2004, tentang kualitas Bakteriologis Air Laut. Kualitas parameter bakteriologis tertinggi ada pada lokasi Perairan PLTD Poka dengan jumlah Coliform 54×105, dan kualitas terendah terdapat di Perairan Galala dengan jumlah Coliform 24 x104.
  4. Kualitas paramater biota laut, khususnya benthos dan plankton menunjukkan Perairan Teluk Ambon pada derajat pencemaran ringan dan sedang.

Rekomendasi :
Berdasarkan hasil kegiatan di atas direkomendasikan untuk pemantauan Perairan Teluk Ambon perlu dilakukan secara berkesinambungan untuk mengetahui apakah ada sumber cemaran potensial di sekitar perairan Laut Teluk Ambon, dan perlu dilakukan kajian lebih lanjut dengan metode pengambilan sampel secara integrated/composite pada titik-titik pengambilan sampel sedimen yang nilainya tinggi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: